Pages

Minggu, 24 Juni 2012

santi abg serial 4 last


  1. Sepulang sekolah besok harinya , tiga ABG itu berkumpul di pojok kantin sekolahnya . Mereka bergosip ria . “Gila bokapnya Santi ,k-*-*-t-*-lnya kecil banget ,gua baru liat tuh yang kayak gitu….udeh gitu masa belom semenit udah kelojotan..”kata Gina sambil ketawa ngakak. Lalu mereka semua pun tertawa . “ eh tapi idenya Santi , gila juga yah , bokapnya bego banget sih , percaya aja , tiga juta dapet darah mens ha ha ha “ kata Lala.
    “ nanti kalau gua lagi M , boleh juga tuh tawarin bokap tiri eloe , San “ kata Lala . “ ha ha ha , kenapa, eloe mau tiga jutanya , apa cobain k-*-n-t-*-l bokap tiri si Santi “ kata Gina . Lala cemberut . “ San, hebat juga elo yah , udah ganti Hp “ ujar Lala lagi . Santi Cuma tersenyum saja .

    “ Lala , sama om Gondo , elo di apain aja “ tanya Gina . “ om , Gondo yang mana ? “ tanya Lala . “ yang mana , kemarin , gua main sama bokapnya Santi , elo kan di boking om om , om Gondo “ terang Gina . “ oh , itu , biasa aja “ jawab Lala . “ biasa aja , ceritain dong “ pinta Gina . Lala tersenyum “ loe mau tau aja..” .
    “ loe tau gak , waktu negur kita kan orangnya sopan banget , begitu di kamar wah liar banget Jo “ kata Lala . Santi mendengar dengan serius . “ terus terus ..” kata Gina penasaran . “ yah begitu masuk di kamar motel , si Gondo lamgsung duduk di pinggir ranjang , minta gua isepin k-*-*-t-*-lnya , dia bilang , isepein dong k-*-*-t-*-l gua , udah gak tahan nih ,” cerita Lala .
    “ terus yah gua isep aja , sampe dia keluar , keluarnya di mulut gua lagi , masa gua di suruh nelen p-*-j-u nya “ sambung Lala .

    Gina dan Santi mendengar cerita Lala , dengan antusias . “ terus gimana , La “ tanya Santi . “ yah , udah gua di telajangin , t-e-t-e gua di sedot sedot , memek gua juga di jilatin , terus , gua di entot “ kata Lala . “ yah terus , terus …” kata Gina . “ Gin elo kayak tukang parkir yah , terus .. terus..” canda Lala . “ eh bukan maksud gua ,k-*-*-t-*-lnya gede apa kecil , mainnya lama apa sebentar “ ujar Gina .
    “ biasa aja , sedang sedang saja , tapi mainnya cukup lama , biar tua di kuat loh , tapi gak bisa bikin gua keluar “ kata Lala . “ tapi elo nafsu “ tanya Santi . “ gila loe , gua normal nih , masa t-e-t-e gua di sedot , memek di jilat gak nafsu sih “ kata Lala. “ tapi eloe kan gak keluar , mana enak ? “ tanya Lala lagi .

    “ ih bego yah , kita di bayar buat bikin cowok puas , soal elo mau puas atau kagak tergantung nasib elo , kalo gak puas , elo colok colok aja memek eloe pake jari , sampe puas “ kata Lala . Santi hanya diam saja . Gina tersenyum . “ elo di tambahin gak ? “ . “ di kasih lima ratus ribu , terus di ajak makan , tapi terakhir dia minta di sepong lagi , jadi dia tiga kali keluar tuh ” kata Lala .

    “ yah masih mending deh , dulu gua pernah di nyepong sampe tiga kali , cuma di bayar gopek ceng “ kata Gina . Santi terdiam mendengar pengalaman teman temannya , yang lebih pro .
    “ Gina , berarti dapet om om , beda beda yah , ada yang baik , ada yang jahat yah “ ujar Santi . “ yah.. baru tau dia ..” kata Lala sambil tertawa . Gina tersenyum “ emang gitu San , resiko , ada yang baik , yang baik ada, kalo yang jahat mati loe , makanya pilih pilih “ kata Gina .

    “ eh , pilih pilih , emang elo pilih apanya , di luar kelihatan baik , begitu di kamar liar , elo mau bilang apa ? “ kata Lala . “ yah itu tadi , resiko , apa lagi , elo jual barang elo , yah terserah yang beli dong , mo di apain keq , elo kan tahu resikonya..” kata Gina lagi . Santi jadi semakin terbuka wawasannya tentang dunia yang baru saja dimasukinya .

    “ eh , yah udeh deh , elo orang mau ke mal lagi nggak, mejeng ? “ tanya Gina . “ eh enggak ah , kemarin baru di pake , kalau saban hari bisa dobol memek gua “ kata Lala . “ yah udeh deh , kalo gitu bubur aja , balik ah , ngantuk, gua mau tidur..” ujar Gina . Akhirnya tiga ABG itu pulang kerumahnya masing masing . Gina membonceng Santi dengan Supranya , mengantar temannya pulang .

    Santi pun berbaring di ranjangnya , memainkan games yang ada di ponselnya . Tiba tiba Hpnya berdering . Yang menelpon John , yang pernah main dengannya beberapa minggu yang lalu . “ hi , saya John , teman Dr Romi “ suaranya terdengar di Hp Santi . “ yah , ada apa “ tanya Santi . “ San , aku kangen , mau main lagi sama kamu “ katanya . Santi tersenyum , “ kapan ? “ . Akhirnya Santi sepakat , sepulang dari sekolah John akan menjemputnya .

    Sepulangnya dari sekolah , Santi langsung ke tempat yang sudah di janjikannya . Mobil John sudah menunggunya disana . Santi masuk ke dalam mobil itu . Dan John membawanya ke sebuah Hotel . Santi di bawa masuk ke kamar Hotel itu . Di dalam kamar itu sudah menuggu seorang cowok lain . Santi agak terkejut , dia mulai merasa tak enak . “ Bob , kenalin nih cewek gua “ katanya . Cowok muda itu menjulurkan tangannya , Santi menerima jabat tangan Boby .

    John tiba tiba memeluk tubuh imut ABG itu dari belakang memciumi leher Santi . Santi mengelinjing . “ John , jangan begini dong , saya gak mau main bertiga “ katanya . Tiba tiba Boby , mengangkat rok mininya hingga ke pinggang “ cewek elo nakal juga yah , Jo “ ujarnya.
    Tangan Jo pun bermain di selangkangan celana dalam biru muda yang di kenakan Santi . Jarinya meraba raba bagian itu .

    Santi meronta “ jangan begini , tolong John “ pintanya . John tersenyum “ sayang gua akan bayar eloe , jangan takut “ . Tangan John mengangkat sebelah kaki Santi , sehingga Abg itu berdiri dengan sebelah kakinya . “ Jo , saya gak mau , kalau begini “ kata Santi . “ San , dengar yah sayang , elo perek , gua beli memek elo ” kata John . Kata katanya terasa pedas .

    Dengan posisinya yang berdiri sebelah kaki , tangan Boby leluasa memainkan selangkangan celana dalamnya . Boby mencium selangkangan Santi . “ eh , memek eloe bau , eloe kencing gak cebok yah “ kata Boby . Santi meronta “ John , lepaskan saya , saya gak mau “ . John hanya tersenyum , tangannya semakin erat memeluk tubuh Santi . Tangan Boby menyibak celana dalam birunya itu . Boby membasahi jarinya dengan air liurnya , lalu Jari itu di masukan ke liang vagina Santi .

    Santi mengerang sakit , dia sama sekali tidak terangsang , vaginanya kering kerontang . Jari Boby terus mencolok colok liang vaginanya . Semakin lama semakin kasar . Tubuh Santi meronta ronta . “ lepaskan John , tolong , sakit .. sudah..” erang Santi . Boby semakin gila , dia mencolok vagina ABG itu dengan dua jarinya . Tentu saja membuat Santi semakin sakit . Santi menjerit kesakitan , tapi dua cowok itu tak peduli



    Dua jari itu bergerak liar , mengaduk aduk , mengorek ngorek liang vaginanya dengan kasar . Tujuan Boby jelas , bukan memberinya kenikmatan , tapi menyiksa tubuh ABG ini , untuk kepuasan dirinya sendiri .Hampir setengah jam , vagina mudanya di dera rasa sakit , akibat sodokan sodokan kasar dua jari Boby . Ketika Boby puas menyiksa dengan cara itu , John melepas pelukkannya pada tubuh Santi . Tubuh Santi ambruk terjatuh di lantai . Vaginanya memerah , memar . Boby membuka celana blue jean belelnya . Penisnya yang besar di sodorkan ke mulutnya . “ isep “ kata Boby . Santi menatap Boby , menatap wajah kejamnya .

    “ isep , apa elo mau memek eloe gua colok sampe robek “ ancam Boby . Santi tak bisa berbuat apa apa , Dia membuka mulutnya , dan mengulum penis besar Boby . Sambil megang kepalanya, Boby mendorong masuk batang penisnya , hingga ke tenggorokan Santi . Membuat nafas Santi terasa sesak .
    Penis Boby terus bergerak , keluar masuk , terkadang menyentak dengan kasar dan tiba tiba .Sedang John menonton sambil memainkan penisnya yang sudah terlihat ngacung itu . Kepala Santi terasa pusing karena goyangan tangan Boby yang kasar . Santi merasakan siksaan ini cukup lama , sampai Boby melepas spermanya di mulut Santi . Dia menahan penisnya dalam mulut Santi, berharap Santi menelan spermanya.

    Santi megap megap , sebagian sperma Boby tertelannya . “ ha ha ha , eh perek , gimana p-e-j-u gua enak gak “ kata Boby , setelah penisnya terlepas dari mulut Santi . Santi tak sempat menjawab , kerena penis Jo sudah mengisi mulutnya .
    John pun mengoyang penisnya dalam mulut Santi . Untungnya John tak sekasar Boby . Penis itu bergerak di dalam mulut Santi maju mundur , tapi tidak menghentak hentak . Dan John juga tidak terlalu lama , Penis itu segera memuntahkan isinya . Perlahan John mencabut penisnya . Dan spermanya tampak meleleh keluar dari mulut Santi .

    Penis Boby yang masih lemas , mendekati Santi Lagi . Santi meronta , dia mengoyangkan mukanya berusaha menghindari penis Boby . Tapi John memegang kepalanya , sehingga tak bisa bergerak . Penis Boby semakin mendekat ,dan masuk kemulutnya . Boby meringis , dan tiba tiba , Santi merasa mulutnya penuh dengan air hangat . Boby mengencingi , mulut Santi . Air seninya keluar dalam mulut Santi . Banyak sekali . Air seni itu tumpah hingga membasahi baju seragamnya . Setelah tetes terakhir air seninya keluar , Boby mengeluarkan penisnya dari mulut Santi . “ he he he , John , ini yang gua bilang toilet hidup .. ha ha ha “ kata Boby .

    Santi menitikkan air mata , dia harus menerima penghinaan seperti ini dalam hidupnya . Siksaan dan hinaan ini belum berakhir . Tubuh Santi di angkat Boby di bawa ke atas ranjang . Boby , melepas seluruh pakaiannya . Santi terbaring , terisak tanpa busana di atas ranjang hotel itu . Santi tak bergairah unutk melawan , dia hanya pasrah . Dan Boby membuka lebar kakinya .
    Penisnya yang sudah tegak lagi itu segera di desak masuk ke vagina Santi . Santi menjerit panjang “ ahhhh…… “ vaginanya terasa pedih dan panas . Penis Boby menggesek liang vaginanya dengan kasar . Santi mengerang , bukan kenikmatan , tapi sebaliknya dia sangat kesakitan . Sedangkan Boby melenguh menikmati vagina ABG ini . Dia menggoyang , tubuhnya menindih tubuh imut Santi .
    Kadang tangannya dengan nafsu dan kasar meremas buah dada ranum Santi . Semua ini dilakukan sepertinya hendak menyakiti tubuh Santi . Dan Santi tak bisa berbuat apa apa . Hanya pasrah , menikmati semua siksaan yang di berikan Boby .
    Santi memejamkan mata , mengigit bibirnya . Dari matanya tampak meleleh air matanya membasahi pipinya . Santi berharap semua ini segera berakhir . Tapi untuk sementara , vaginanya harus terasa sakit , pedih dan panas , di sodok sodok penis besar Boby dengan kasar . Boby terus saja mengerang menikmati vagina Santi dengan kasar . Penisnya terus bergerak keluar masuk menghentak hentak . Boby mencari puncak kenikmatanya .
    Sampai suatu saat , penis itu di tekan masuk dalam dalam , lalu penis itu mengeluarkan spermanya . Santi merasa spermanya begitu panas , dan terasa pedih di liang vaginanya . Boby tersenyum puas . “ wah , biarpun eloe perek , tapi enak juga memek eloe gak rugi gua beli “ . Santi hanya bisa menangis , menerima hinaan dari Boby .

    “ b-a-j-i-n-g-a-n loe , menghina seenaknya “ kata Santi . Kata kata itu membuat Boby marah . “Plak …” . Boby menampar pipi Santi dengan keras . Santi mengaduh kesakitan . “ dengar yah , gua memang bajingan , dan eloe pelacur , gua beli badan elo tau ..” bentaknya . Wajah Boby berubah merah menyeramkan , Santi tak berani barkata lagi.
    Boby yang telah terpuaskan , untuk sesaat , dia memberikan tubuh Santi , untuk bergantian dangan John . “ wah , peju eloe banyak banget nih “ ujar John , sambil melap vagina Santi dengan Tisuee . “ Santi mengerang terasa vaginanya semakin pedih karena usapan tisuee itu.
    Penis John segera beraksi . Penis itu dengan mudah masuk ke vagina santi yang telah basah oleh sperma Boby . “ s-i-a-l ..memek eloe jadi longgar “ kata John .
    John pun mengoyang penisnya dalam liang vagina Santi . Semakin cepat , dan cepat . Santi mengerang . Walau penis John tak sebesar Boby , tapi rasa pedih tetap mendera vaginanya. Santi memohon agar John berhenti , tapi tidak di tanggapi . Malah penis John bergerak semakin liar , mengaduk aduk liang vaginanya . “ aghhhh perih .. sudah.. tolong..” erang Santi mengiba .
    Tapi semuanya tidak dihiraukan . Santi bahkan menerima penghinaan lagi . kalau gak mau di entot , jangan jadi perek , berisik amat sih loe” kata John . “ gebuk aja Jo “ saran Boby yang terkenal sadis sama wanita itu . John terus mengoyang penisnya , sampai tubuh Santi seakan akan luluh lantak . Akhirnya puncak kepuasan John tiba , dengan melepas benihnya di rahim ABG ini . Tubuh Santi terbaring lemas di atas ranjang , dengan di tonton mereka berdua .Santi sadar , tubuh terbuka dan lemahnya menjadi santapan mata mereka , Santi tak rela , dia mebalikkan badannya .

    Posisi ini malah membuat birahi Boby meningkat , melihat bokong indah ABG ini . “ wah , Jo nih perek hebat juga , minta di e-*-t-*-t nunging “ ujar Boby . Boby menghampiri tubuh Santi , memposisikannya menungging . Santi meronta , akhirnya John turun tangan , memaksa Santi menungging .



    Dari belakang , Santi merasakan vaginanya di colok colok kembali oleh jari jari Boby . “ aghhh .. sudah .. tolong.. saya sakit sekali sudah.. “ erang Santi . “ diam loe , dasar pelacur murahan “ bentak Boby . Yang langsung mengarahkan penisnya ke liang vagina Santi yang merah memar . “ aghhh… Santi mengerang , menjerit kesakitan “ . Liang Vaginanya kembali merasakan kesakitan lagi .
    Boby memegang pinggang , dengan erat . Dan penisnya terus mengobok obok , liang vagina Santi dengan penuh nafsu . Kesempatan itu tidak di sia siakan John . Penisnya di sodorkan ke mulut Santi . Kini tubuh ABG itu , harus menerima dua penis sekaligus . Kedua orang pria itu berlomba mencari kenikmatan dari tubuh Santi . pelacur muda itu .

    Boby tidak hanya menyodok nyodok vagina Santi dengan penisnya , tapi tangannya yang berat , dengan sengaja , memukul pantat Santi dengan keras . Juga meremas dengan kasar , mencengkramnya , membuat gores luka di kulitnya akibat kuku tajam Boby . Semua itu harus di terima Santi dengan pasrah . Mereka telah membeli tubuh ABG ini , itu pikiran mereka .
    Tubuh Santi semakin lemas akibat rasa sakit yang terus menderanya . Dia tak tahu berapa lama Boby memainkan vaginanya dalam posisi nunging ini . Yang jelas Santi merasakan vagina basah di sembur sperma panas Boby . Juga semburan hangat di mukanya , dari penis John . Tubuhnya kembali ambruk tergeletak di ranjang itu .
    “ bagaimana Bob , puas loe “ tanya John . “ lumayanlah “ jawab Boby , Sambil mengenakan pakaiannya kembali . “ nih , gua bayar tubuh eloe “ kata Boby melempar , setumpuk uang lembaran lima puluh ribuan ke muka Santi . Air mata Santi kembali menitik , membayangkan betapa hina dirinya . “ gua cabut dulu yah , eloe urus cewek eloe tuh “ ujar Boby , dan pergi meninggalkan mereka berdua .
    John kemudian membantu tubuh lemah Santi berpakaian kembali . Santi berusaha untuk berdiri , seluruh tubuhnya terasa sakit , terutama di selangkangannya . Santi membandingkan waktu dulu dia di perkosa Dodi dan Bram . Saat itu tubuhnya tidak sesakit ini . Hanya sakit hatinya yang tertertahankan .

    Santi berjalan , merapikan uang yang berserakan di ranjang , Santi tak bisa lagi menghitung jumlah uang itu , uang itu langsung di masukkan ke dalam tas sekolahnya . “ ayo aku antar kamu pulang “ tawar John . “ tidak usah , aku pulang sendiri “ kata Santi . Berjalan pelan berusaha mencari taksi . John mengerti perasaan Santi dia tak memaksa . Dari saku celananya , John mengeluarkan beberapa lembar uang lima puluhan ribu , dan memasukkan ke saku baju seragamnya “ buat ongkos taksi .
    >>>
    Akhirnya , Santi bisa pulang dengan selamat , sampai di rumahnya . Hari sudah malam , sekitar pukul delapan malam . Saat Santi memasuki ruang tamu rumahnya ibunya langsung mencak mencak “ dari mana kamu , anak gadis pulang malam malam “ . Ayah tirinya langsung melerai “ sudah bu ..” katanya . Santi berusaha menahan sakit di selangkangannya , dan berjalan cepat menuju kamarnya .
    Ayahnya berbicara dengan ibunya , kemudian pasangan suami istri itu masuk ke kamar mereka . Tak lama ayah tiri Santi keluar lagi . Entah apa yang di bicarakan yang jelas , ayah tirinya menuju kamar Santi . Dan ayah tirinya melihat Santi terbaring lemah di ranjangnya . Ayahnya menutup pintu kamar Santi , dan menguncinya . Lalu menghampiri anak tirinya itu .
    “ Santi kamu kenapa “ tanya Ayah Tirinya menatap wajah lemah Santi . Ayah tirinya meperhatikan bibir Santi yang agak membengkak , akibat tamparan tangan Boby tadi . “ saya tidak apa apa yah “ kata Santi . “ Santi jangan begitu , kita sama sama punya rahasia , ceritakan dengan ayah , apa masalah kamu , ayah akan bantu “ rayu ayah tirinya dengan lembut .

Tidak ada komentar: